TASIKMALAYA, PK PMII STMIK Tasikmalaya mengadakan kegiatan rutinan dua minggu sekali dengan tema Teknologi Informasi pada hari Jum’at (20/12). Acara itu bertempat di Kantor LAKPESDAM NU Kota Tasikmalaya, Jl. Situgede Mangkubumi.

Ketua Komisariat PMII STMIK Tasikmalaya, Ali Dai Al Mahdi mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan karena melihat kondisi saat ini mahasiswa perlu memahami lebih dalam tentang IT. Selain itu, kegiatan ini penting untuk menambah wawasan bagi kader PK PMII STMIK Tasikmalaya.

“PK PMII STMIK perlu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat menambah kapasitas kader.” tutur Ali.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi tentang media dan Advokasi yang disampaikan oleh salah satu Alumni PMII STMIK, yakni Ajat Sudrajat. Dalam pemaparannya, Ajat mengatakan bahwa Media adalah salah satu ruang digital sebagai sarana kampanye dan edukasi public.

“Jadi media dan advokasi sesuatu yang tidak bisa di pisahkan karena mereka saling melengkapi. Bahkan media sudah seharusnya berperan penting bagi kehidupan  warga negara termasuk juga berkontribusi terhadap kelompok-kelompok mustad ‘afin.”tutur Ajat.

Setelah itu, peserta juga belajar bagaimana membuat sebuah berita, teknik reportase, dan dilanjutkan dengan praktek wawancara. Dari praktek itu, para peserta kemudian menyusun data menjadi sebuah berita.

Menurut salah satu peserta kegiatan, Novi Nur Fauziah mengatakan bahwa mahasiswa harus melek media dan produktif membuat tulisan-tulisan.

“Sebagai mahasiswa, kita harus bisa memfilter berita yang tersebar di media, karena bisa jadi berita yang kita dapatkan adalah berita yang palsu atau tidak bisa dipertanggung jawabkan.” Ujarnya.

“Setelah mengikuti kumpulan hari ini saya mengetahui bahwa penyampaian suatu informasi melalui media harus di perhatikan. Karena hal tersebut akan mempengaruhi cara pandang masyarakat terhadap sebuah informasi.” Sambungnya.

Acara itu diakhiri pembahasan rencana tindak lanjut (RTL), dimana para peserta akan terlibat aktif dalam kerja-kerja jurnalistik. Dan mengikuti pelatihan-pelatihan lanjutan untuk memperkuat kapasitas mereka.