LAKPESDAM NU Kota Tasikmalaya berkolaborasi dengan berbagai CSO di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan Peringatan HAM Se Dunia dengan menggelar Festival Hukum dan HAM di Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Senin (9/12).

Acara dihadiri oleh Ketua LAKPESDAM PWNU Jawa Barat, Asep Salahudin, Walikota Tasikmalaya , Ketua Bidang Kampanye YLBHI, Arif Yogiawan, Seniman asal Cilacap Faisal Kamandobat, serta unsur Muspika dan Tokoh Masyarakat lainnya.

Acara yang berlangsung selama 2 hari itu terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya Talkshow Hukum dan HAM, Pameran Buku dari JAI, IJABI, Ponpes Manbaul Huda, Penampilan kreasi seni Lais dan Wayang, malam penganugerahan, serta Diskusi Terfokus.

Beberapa Komunitas Dampingan LAKPESDAM NU turut mendapat penghargaan. Meraka adalah Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) Kota Tasikmalaya sebagai CSO peduli Disabilitas, RBM Singaparna Kab Tasikmalaya sebagai CSO peduli Disabilitas di Kabupaten Tasikmalaya, dan Desa Kersamaju sebagai Desa yang menghadirkan Inovasi dalam layanan Publik Inklusi.

Acara di Hari kedua dilanjutkan dengan Diskusi Terfokus. Peserta di bagi kedalam 4 kelas diskusi yang membahas tentang Posbakum Desa upaya memperluas akses keadilan bagi warga negara, Pengorganisasian Komunitas, Media dan Advokasi, Advokasi Kebijakan Perempuan dan Perlindungan Anak

Fasilitator dalam kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas dan jaringan yakni DPC PERADI Tasikmalaya, KPAD Kota Tasikmalaya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Pendiri Yayasan Pusaka, Emil Kleiden.