Category: Kolom

Antara “Billahi Taufiq” dan “Wallahul Muwafiq”, siapakah kreatornya?

Oleh: Ust. Dafid Fuadi – Tim Peneliti Aswaja NU Center PWNU Jatim bidang Pemikiran Islam. Pada umumnya umat Islam mengakhiri ceramah atau surat-menyurat keagamaan dengan kalimat Billahit taufiq wal-hidayah atau Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Thariq yang diucapkan atau ditulis sebelum salam penutup. Tetapi mereka tidak mengetahui siapa pencipta ke dua kalimat tersebut. Pencipta kedua kalimat itu adalah K.H. Ahmad Abdul Hamid yang lebih dikenal dengan nama K.H. Achmad Abdul Hamid Kendal, beliau adalah salah satu ulama kharismatik di Jawa Tengah, sebagai pengasuh Ponpes Al-Hidayah Kendal Kota dan Imam Masjid Besar Kendal. Karena peran dan ketokohan beliau, masyarakat Kendal menyebut...

Read More

Bukti-bukti Istighotsah Amalan Para Ulama Salaf dan Khalaf

Orang yang membaca sejarah akan mengetahui bahwa ternyata para ulama salaf dan khalaf melakukan istighotsah kepada selain Allah, yakni meminta pertolongan kepada seorang nabi atau wali atau mendatangi makam mereka dengan keyakinan bahwa nabi dan wali hanya sebab, sedangkan pemberi pertolongan sesungguhnya adalah Allah. Ini sangat berbeda dengan yang dikesankan oleh sebagian orang bahwa para ulama salaf menganggap istighotsah, tawassul, tabarruk sebagai syirik dan kufur.  Berikut ini sebagian fakta sejarah bahwa para ulama salaf dan khalaf melakukan istighotsah dengan selain Allah, tetapi tetap dengan keyakinan bahwa nabi dan wali hanya sebab, sedangkan pemberi pertolongan sesungguhnya adalah Allah. • Ad-Darimi...

Read More

Pasar Gelap Ustadz Gadungan dan Kenapa Kita Gemar Belajar dari Mereka

Rumadi Ahmad Saya berkali-kali menyampaikan, hati-hati mencari ustaz. Jangan sembarangan mengundang orang untuk mengisi pengajian, memanggil dia ustaz, apalagi menyebutnya sebagai ulama. Saya perlu semakin serius mengingatkan hal ini. Karena semakin banyak orang-orang yang hanya bermodal bisa pidato, berbaju gamis, mengumpat sana-sini diundang kemana-mana, dipanggil ustaz. Hafal satu dua ayat al-Quran dan hadis cukup menjadi modal. Pasar gelap ustaz ini biasanya dihuni dua kelompok besar. Pertama, para muallaf. Beberapa muallaf, meskipun tidak punya ilmu keislaman yang cukup, tiba-tiba dia menjadi ustaz karena modal bisa pidato. Yang paling banyak diceramahkan biasanya menjelek-jelekkan keyakinan lamanya. Dia ingin menunjukkan sekarang sudah mendapat...

Read More

Menyikapi Hari Valentine

Hari Valentine (Valentine Day) yang jatuh setiap tanggal 14 Februari memiliki sejarah panjang yang erat berhubungan dengan masyarakat nasrani. Kata ‘Valentine’ sendiri diambil dari seorang pendeta ‘pelayan tuhan’ yang bernama Santo Valentine. Ia-lah orang yang berani menolak kebijakan Kaisar Romawi Claudius melarang pernikahan dan pertunangan. Pelarangan ini berawal dari kesulitan pemerintahan Romawi merekrut pemuda dan para pria sebagai pasukan perang. Padahal pada masa itu, pemerintahan dalam keadaan perang dan sangat membutuhkan tenaga sebagai prajurit. Sang Kaisar menganggap kesulitan ini berasal dari keengganan mereka meninggalkan kekasih, istri dan keluarganya. Oleh karenanya, Sang Kaisar mengeluarkan peraturan yang melarang pernikahan, karena pernikahan...

Read More

Ketika Allah Tak Peduli Tampangmu

Saat sebagian orang tampak begitu bersemangat merias diri, bahkan hingga melakukan berbagai usaha berlebihan untuk mengakali kenyataan, Tuhan rupanya malah menegaskan bahwa Ia tak peduli soal penampilan. Tuhan juga tak tertarik untuk melirik manusia berdasarkan timbunan harta. Di mata Tuhan, penampilan dan harta kekayaan tak akan bisa digunakan untuk membeli kasih sayang, sebab, sebagaimana diriwayatkan Bukhori dari penjelasan nabi, Tuhan lebih mementingkan isi hati dan amal kebaikan. إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلاَ إلَى أَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ (رواه البخارى) “Sesungguhnya Allah tidak akan melihat penampilan dan kekayaan kamu, akan tetapi melihat hati dan amalanmu.” (HR...

Read More