Author: LAKPESDAM NU

LAKPESDAM NU Dan OECD Bangun Kerjasama Penelitian Tata Kelola Pemerintah Inklusif

NU Tasik Online – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM NU) Kota Tasikmalaya menjadi salah satu sample komunitas masyarakat sipil yang dipercaya menjadi mitra kerjasama OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development). OECD adalah organisasi ekonomi antar pemerintah dengan melibatkan 37 negara anggota, didirikan pada tahun 1961 untuk mendorong kemajuan ekonomi dan perdagangan dunia. Salah satu peneliti OECD, dr. Julia Zulver mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan penelitian tentang Tatakelola Pemerintah inklusif yang dilakukan di beberapa negara diantaranya Bolivia, Indonesia, Mozambik, Nepal dan Uganda. Pemilihan negara-negara ini didasarkan pada beberapa kriteria, diantarnya adalah negara-negara yang berupaya untuk...

Read More

LAKPESDAM NU Beri Dukungan Psikososial Bagi Anak-Anak Di Kecamatan Kawalu

Tasikmalaya, NU Tasik Online – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) NU Kota Tasikmalaya bekerjasama dengan komunitas rehabilitasi berbasis masyarakat (RBM) memberikan dukungan psikososial bagi kelompok rentan anak di Kelurahan Karanganyar, Jum’at, (5/02/2020). “Kegiatan dukungan psikososial ini untuk percepatan pemulihan mental anak terutama menghadapi adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi global covid-19,” ucap Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat LAKPESDAM NU, Rina Marlina, kepada Nu Tasik Online. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima pertemuan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Dilaksnakan satu kali dalam seminggu dimulai pada tanggal 2 Februari dan akan berakhir di tanggal 16 Februari 2021″, katanya. “Dukungan...

Read More

Bantu Pelajar Di Tengah Pandemi, LAKPESDAM NU Tasikmalaya Sediakan Wifi Gratis

Tasikmalaya, NU Tasik Online – Pandemi covid-19 menimbulkan berbagai masalah termasuk dalam dunia pendidikan. Jika dulu, para pelajar dengan riang gembira mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah, di masa pandemi proses belajar mengajar terpaksa harus dilakukan secara daring (online). Sayangnya tidak semua orang tua mempunyai penghasilan yang cukup untuk terus mengisi kuota internet agar anak bisa mengiktui pembelajaran secara online. Dalam sebuah diskusi virtual yang digelar Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kota Tasikmalaya dan Komisi Perlindungan Anak Daerah terungkap berbagai persoalan dalam proses pembelajaran secara online. Salah seorang anggota Forum Anak Tasikmalaya (FANTASIK), Muhammad Taufik...

Read More

Cegah Penyebaran Covid 19 Di Tasikmalaya, LAKPESDAM NU Dan FBTI Bagikan Ribuan Masker

Tasikmalaya, NU Tasik Online, Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (LAKPESDAM) PCNU Kota Tasikmalaya dan Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) turun ke jalan jalan untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat. Minggu, (21/04/2020) Kegiatan itu  dilakukan sebagai ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Kota Tasikmalaya. Sekretaris LAKPESDAM NU, Ajat Sudrajat mengatakan LAKPESDAM NU dan FBTI mendapat bantuan dari berbagai pihak yang dialokasikan untuk merespon pandemi Covid-19. “Ada 500 masker lebih yang dibagikan, ini sebagai salah satu implementasi Program Peduli di Tasikmalaya serta bantuan dari berbagai pihak,” ujar Ajat melalui sambungan telepon, Minggu (21/4/). Masker yang dibagikan oleh LAKPESDAM...

Read More

LAKPESDAM NU Dan CRCS UGM Kerjasama Riset Advokasi Dengan Pendekatan Inklusi Sosial Di Tasikmalaya

Tasikmalaya, NU Tasik Online – Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (LAKPESDAM) Nahdlatul Ulama Kota Tasikmalaya menghadiri FGD tentang praktik Advokasi dengan Pendekatan Inklusi Sosial yang digelar oleh CRCS Universitas Gadjahmada, Yogyakarta, Kamis, (23/01/2020). LAKPESDAM NU diundang atas kiprahnya selama ini mendampingi kelompok rentan dan marjinal di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Ketua LAKPESDAM NU Kota Tasikmalaya, Andi Ibnu Hadi mengatakan dengan pendekatan inklusi sosial terbukti ampuh dalam membantu meminimalisir potensi konflik serta meningkatkan pengakuan (reckognisi) dan penerimaan terhadap kelompok minoritas dan rentan di Tasikmalaya. “Di Tasikmalaya masih terdapat kelompok paham keagamaan, difabel, dan kelompok perempuan yang kerap termarginalkan, baik dalam...

Read More